Tinggal di Eropa, bisa dapat beasiswa Erasmus Mundus?

Mengutip Ninin:

Thu, 09/16/2010 – 09:41

Saya WNI yang tinggal di Inggris, karena suami English. Saya ingin bisa mendapatkan beasiswa S2 atau S3 dalam bidang pendidikan. S1 saya di IAIN (sekarang UIN) Sunan Kalijaga Yogakarta. S2 saya di Universitas Muhammadiyah Solo, tapi belum selesai (tinggal menyelesaikan thesis). Bisakah saya mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus ?

Terima kasih atas perhatiannya, Ninin

Halo Ninin, beasiswa Erasmus Mundus yang sering dibahas adalah Erasmus Mundus Action 1 Category A yang salah satu syarat eligibility-nya adalah pendaftar tidak boleh tinggal/belajar/melakukan kegiatan lainnya di Eropa selama lebih 12 bulan dalam 5 tahun terakhir. Ada juga beasiswa Action 1 Category B untuk mahasiswa Eropa (atau pendaftar yang sudah tinggal lebih dari satu tahun di Eropa dalam 5 tahun terakhir). Menurut informasinya:

The amount of scholarship awarded varies depending on whether the student has carried out their main activities (studies, work etc) for more than 12 months in Europe over the last 5 years or not.

Cek lagi di website program yang kamu minati (daftar program ada di http://j.mp/mundusmaster dan http://j.mp/mundusphd ). Periksa dengan detil eligibility-mu, jika masih bingung hubungi penanggung jawab/sekretaris program.

Oya, jujur saja saya belum terlalu paham dengan beasiswa category B ini, jadi infonya mungkin kurang lengkap/tepat. Silakan baca di http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/index_en.php

Comments

  1. Menambahkan saja, tahun 2010 ini, ada 4 orang Indonesia yang diterima di EM Category B. Mereka adalah mahasiswa/i yang sudah kuliah/tinggal di Eropa lebih dari 1 tahun..

    Jadi untuk pertanyaan “bisakah saya mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus?”
    Jawabannya BISA, untuk EM Category B.

  2. naya says:

    jeng Ninin,

    eh ketemu lagi di sini 🙂 pertanyaannya sudah dijawab mas Raiza-Brighton-UK dan mas Yansen-Jakarta (mereka senior, alumni EM).

    echoing jawaban mereka, bisa! tapi berdasarkan pengalamanku dulu pas sekelas sama 5 orang eropa di programku, jumlah beasiswa yg diterima tentunya tidak sebesar yang diterima oleh mahasiswa non-eropa.

    pertimbangannya pastinya karena mereka yg tinggal di eropa tidak perlu terbang jauh dg tiket yg lebih mahal, dan juga MUNGKIN karena warga eropa sendiri sudah banyak menerima subsidi dari masing-masing pemerintahannya sejak mereka terlahir di sini 🙂

    dan setahuku, dulu jumlah fund yg diterima temanku yg asli jerman juga berbeda dengan temanku yg dari yunani. detilnya kurang tahu mengapa begitu. jadi dulu yg yunani sempat cari-cari fund tambahan.

    untuk warga negara non-eropa yg tinggal di eropa, ternyata dikategorikan sama dg warga asli eropa oleh Erasmus mundus dalam hal beasiswa. mengapa begitu, kurang tahu juga. mungkin pertimbangannya, jika tinggal di sini, hak dan kewajibannya disetarakan dg yg asli sini. begitu. semoga membantu, dan tetap semangat ya!!

  3. mas Raiza, bang Yansen, n jeng Nay
    thanks infona. saya malah bingung ngubleg ubleg EM 😉 ntar saya lebih fokusin lagee dech kalo saya dah setaon tinggal di Inggris. ini juga baru 1/2 taon. saya fokuskan dapat nilai lebih dari 7 dulu buat IELTS-nya. but, thanks. nanti saya kontak kontak lagee yach ??? thank you very much. X X