Erasmus Mundus on MTV Insomnia

Sabtu 24 April 2010 dini hari yang lalu, beberapa alumni beasiswa Erasmus Mundus (EM) tampil dalam program MTV Insomnia di GlobalTV. Tema episode tersebut adalah Europe Night (European Songs Edition). Dengan tujuan utama mempromosikan beasiswa EM, mereka menceritakan bagaimana cara mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus dan suka duka sebagai EM scholarship awardee.

Update: video tayangan ini sudah diupload ke Youtube dan bisa kamu tonton di indoem.info.

Erasmus Mundus on MTV Insomnia

Iqbal (alumni FUSION-EP 2006) memulai dengan menjelaskan secara singkat bahwa dengan beasiswa Erasmus Mundus, mereka berkuliah di beberapa universitas di Eropa. Program yang mereka jalani diselenggarakan oleh beberapa universitas yang tergabung dalam konsorsium-konsorsium. Sekarang sudah ada lebih dari 100 program master berbagai bidang (mulai dari teknik, sains, hukum, ekonomi, dll) dan lebih dari 10 program doktor (juga berbagai bidang) yang dicakup oleh skema beasiswa yang diberikan oleh Komisi Eropa (badan eksekutif Uni Eropa) ini. Iqbal menambahkan bahwa informasi beasiswa ini didapat dari Internet dan proses pendaftarannya utamanya juga dilakukan melalui Internet.

Tentu ada suka duka dalam menjalani hidup sebagai EM awardee. Irfan (alumni MEITEI 2007) menggambarkannya dengan slogan “full time traveller, part time student”. Yang unik dari program EM adalah mahasiswanya berkuliah di lebih dari satu universitas di Eropa. Jadi ada aspek mobilitas yaitu berpindah dari universitas A di negara X ke universitas B di negara Y. Ada yang berkuliah di 2 negara, ada juga yang belajar hingga di 7 negara. Proses perpindahannya ada yang per term/semester/tahun, tetapi ada juga yang unik seperti Netta (alumni SEFOTECH.nut 2007) yang sempat dalam hitungan minggu sudah harus berpindah ke kampus lain di negara lain. Meski agak repot, tetapi tetap asyik, begitu katanya. “Banyak teman” juga jadi salah satu keuntungan berpindah-pindah kampus. Ada teman sekelas yang berpindah bersama, tetapi banyak juga teman baru yang didapat di negara yang baru dikunjungi.

Seorang penonton menelepon dan menanyakan apakah mereka mengalami “cultural shock” atau kesulitan dalam beradaptasi. Iqbal menjawab bahwa memang dalam beberapa hal, misal pergaulan, ada perbedaan. Dia mencontohkan dalam pergaulan, orang Spanyol lebih hangat daripada orang Prancis. Netta berpendapat bahwa sebenarnya orang asing itu sebenarnya ingin tahu akan kebudayaan kita, jadi kalau banyak ditanya, santai saja. Irfan menimpali bahwa kita harus tetap percaya diri, karena orang Indonesia sebenarnya tidak kalah kemampuannya dibandingkan dengan orang Eropa.

Acara yang sempat tertunda karena “dikalahkan” kuis bola ini diakhiri dengan informasi promosi Erasmus Mundus berikutnya, yaitu: Europe Day di Atrium Plasa Senayan, Jakarta pada 15-16 Mei 2010 (Sabtu-Minggu). Salah satu sesi (pukul 4-5 sore) dalam acara tersebut adalah sharing/talkshow dengan alumni program Erasmus Mundus. Jangan lewatkan!

Menjelang jam lima pagi, para EM alumni segera bersiap untuk mengikuti kegiatan di Pulau Pramuka dalam rangka Erasmus Mundus Society Care/EMANE (Erasmus Mundus Alumni Networking Event).

Untuk lebih lanjut mengetahui informasi beasiswa Erasmus Mundus, jelajahi situs ini, http://indoem.info (mulai dari bagian FAQ) dan juga situs http://emundus.wordpress.com. Informasi lain bisa didapat dengan melakukan pencarian dengan keyword Erasmus Mundus.

EM alumni yang hadir di MTV Insomnia: Iqbal, Netta, Ayu PW, Irfan, Efrian, Della, Chitra, Manda, Angie, off-camera: Erit, dan Bu Destriani (dari Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia).

Comments

  1. netta says:

    Thanks.. well written 🙂

    Oh and warm welcome for Indoem.info v.2 😀

  2. Ivonne says:

    Selamat ya atas acaranya walau g bs ikutan nonton :((.
    Sukses terus Indoem(n_n)

  3. raizamn says:

    Thanks netta & Ivonne!
    Semoga liputan ini bisa menggambarkan acaranya terutama buat yang ga nonton atau pada waktu itu sedang ditonton 😛